KABAR GARUNG LOR (KGL). SARANA INFORMASI DAN HIBURAN WARGA GARUNG LOR. BERSAMA BERBAGI BERITA. SEDULURAN SAK LAWASE.

Wednesday, March 29, 2017

Andai ada di garung

Andai ada di garung lor

        Diartikel sebelumnya admin pernah membahas tentang potensi dan keunggulan yang ada di desa garung lor. Kalau sedulur-sedulur semuanya lupa atau belum baca silahkan nanti cari setelah baca artikel ini. Dalam kesempatan kali ini admin coba mengajak sedulur-sedulur semua berangan-angan andai saja hal-hal ini ada di desa kita tentunya  desa kita akan semakin istimewa...
Hal apa saja kah itu mari kita bahas bersama di sini, tapi perlu digaris bawahi jika semua yang nanti kita bahas itu cuma impian atau angan-angan saja. Sukur-sukur dikemudian hari bisa terwujud.
Aamiin...

Gak perlu panjang lebar lagi untuk kata pembukaannya.
Cekidot...

1. Wahana Hiburan
   
Waterboom
          Hiburan memanglah sangat dibutuhkan bagi kehidupan manusia. Setelah bergulat dengan segala aktifitas tentunya kita membutuhkan hiburan untuk mengembalikan mood kita. Contoh Wahana hiburan disini yang admin maksud misalnya Waterboom yang akhir-akhir ini sangatlah ngetrend di masyakat. Dengan adanya waterboom selain bisa menjadi wahana hiburan warga garung lor, juga bisa menarik wisatawan luar desa untuk berkunjung ke desa kita ini. Semakin banyak pengunjung yang datang imbasnya juga akan mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar dan berpotensi menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat garung lor khususnya. Entah dari pemerintahan desa ataupun swasta yang mampu merealisasikan hal ini. Tapi admin yakin jika ada seperti ini di garung lor tentunya akan sangat bermanfaat bagi desa dan warganya. Kita tidak perlu jauh-jauh pergi ke WBL di lamongan atau pun waterboom  di lau dawe. Desa kita akan semakin dikenal dan garung lor semakin istimewa.


2. Tempat Berkumpul 
   
Taman
         Di kudus tempat berkumpul atau taman sangat banyak dijumpai terutama di daerah kota. Diera kepemimpinan bapak bupati Mustofa kudus mulai bersolek diri. Pembangunan terjadi dimana-mana. Yang paling menonjol adalah pembangunan taman. Ada belasan taman yang indah di kudus. Fungsi taman sendiri selain untuk memperindah juga bisa dibuat tempat berkumpul bersama keluarga ataupun orang tercinta kita. Sayang sekali pembangunan taman tidak sampai ke desa kita. 

          Seandainya saja di garung lor ada taman tentu setiap hari libur dan malam minggu warga garung lor tidak perlu jauh-jauh mencari tempat berkumpul. Coba kita bayangin kalau di garung lor ada taman yang di dalamnya ada kursi-kursi taman beserta pohon-pohon yang rindang  dimana saat panas terik siang hari kita bisa berteduh di bawahnya dan di sudut taman ada arena bermain anak-anak. Wuich pasti anjibbb deh. Mungkin pembangunan taman di desa kita sulit terlaksana karena keterbatasan tempat dan dana. Sulit tetapi tidak mustahil suatu saat nanti akan ada taman di garung lor. Walaupun sebenarnya garung lor sudah ada taman di depan balai desa tetapi menurut admin taman tersebut masih kurang.

3. Pasar Desa 
   
Pasar tradisional
           Pasar merupakan tempat yang sangat vital bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di garung lor sendiri ada semacam pasar ndeprok (istilah warga sekitar). Pasar yang berada di depan pabrik Djarum dan SD garung lor ini sebenarnya keberadaannya cukup menggangu. Dikarenakan posisi jualannya di pinggir-pinggir jalan tentunya sedikit banyak akan menggangu pengguna jalan yang lewat. Apalagi saat budalan pabrik. Niscaya kalian akab terjebak macet yang amat sangat. Andai saja garung lor mengalokasikan tempat khusus untuk para pedagang menggelar dagangannya pasti pedagang dan pembeli akan lebih nyaman melaksanakan transaksi.


4. Desa Free Wifi
                Kudus cyber city ini adalah istilah yang digadang-gadang oleh bapak bupati. Di masa sekarang siapa sich yang tidak mengenal internet? Di daerah kota seperti alun-alun simpang 7 kudus sudah banyak spot-spot dengan fasilitas internet gratis atau free wifi. Di rumah makan, cafe, bahkan warng kopi pun sekarang difasilitasi wifi. Di garung lor sendiri  wifi masih terbatas dan hanya seglintir orang yang dapat menikmatinya. Contoh desa yang sudah memfasilitasi warganya dengan free wifi adalah desa garung kidul. Walaupun cakupan wilayahnya belum luas atau masih sekitaran balai desa. Tetapi sudah ada wacana untuk memperluasnya ini merupakan langkah yang bagus untuk menghilangkan buta internet.
Andai garung lor diberi fasilitas free wifi di setiap RT pasti warga akan sangat terbantu karena mengurangi pengeluaran untuk membeli kuota.


Mungkin cukup segini dulu artikel mengenai hal-hal yang jika ada di garung lor akan membuat desa kita semakin istimewa.  Terima kasih sudah berkunjung dan membaca di blog KGL jangan lupa tinggalin komentarnya.





Saturday, March 25, 2017

Bahasa Mayeng

Bahasa Mayeng

Bahasa indonesia mempersatukan bangsa

         Bahasa merupakan hal penting dalam kehidupan manusia sehari-hari. Dengan bahasa manusia dapat saling berkomunikasi. Dalam kehidupan masyarakat bahasa berkembang sesuai dengan kebutuhan dan keadaan masyarakat disuatu tempat. Bahasa yang terdapat disuatu masyarakat atau komunitas bisa disebut dengan SPEECH COMMUNITY. 

*Faktor lahirnya speech community
1. Kebutuhan 
        Faktor kebutuhan bisa jadi salah satu lahirnya speech community. Kebutuhan disini misalnya suatu kelompok ingin apa yang mereka komunikasikan tidak bisa dimengerti mereka yang diluar kelompok.
2. Kreatifitas
         Seiring terus berkembangnya ilmu pengetahuan pola pikir dan daya kreasi manusia pun ikut berkembang. Daya kreasi ini pula yang membuat manusia menciptakan berbagai bahasa baru. 
3. Trend
           Tidak dipungkiri trend menjadi faktor lahirnya speech community. Seperti halnya trend busana, trend bahasa komunitas juga cepat menyebar. Terutama dikalangan remaja.

 Contoh speech community
1. Cius miapah???
2. sumpeh loe
3. Au ah gelap
4. Dll


Di GARUNG LOR sendiri speech community mulai lahir sekitar tahun 2000 an dan berkembang sampai sekarang. Sejarah lahirnya speech Community di garung lor bermula dari para pekerja pencari rosok atau Mayeng. Para pemayeng menciptakan bahasa mereka sendiri dimaksudkan agar saat berkomunilasi atau berdiskusi mengenai harga barang rosok yang mereka mau beli tidak ada yang tahu terutama pemilik barang. Entah siapa sebenarnya penemu yang punya gagasan seperti itu tetapi kebanyakan pemayeng memakai bahasa tersebut untuk berkomunikasi saat bekerja ataupun saat berkumpul (jagong). Karena bahasa ini terus berkembang dikalangan pemayeng jadi bahasa tersebut sering disebut BAHASA MAYENG. 
Sebenarnya bahasa mayeng cukup simple. Kita cukup menyelipkan huruf ASK dalam satu kata. Misalkan kata PIRO menjadi PIRASKO.
Pekerja Mayeng


Contoh dalam kalimat
1. Bahasa jawa: Regane wesi iki piro?
    Bahasa mayeng : Regaskane weasksi ikaski pirasko?
2. Bahasa jawa : kuwe lagi lapo?
    Bahasa mayeng : kuwaske lagaski lapasko?

Mudah dan simple bukan. Tetapi dijamin orang yang tidak tahu rumusnya akan dibuat pusing mendengarkan bahasa mayeng ini.

Cukup sekian artikel kali ini, nantikan artikel-artikel mengenai garung lor selanjutnya. Dan terima kasih sudah mengunjungi blog kami.


Thursday, March 23, 2017

Tempat-tempat yang diyakini Angker sekitar Garung Lor

Tempat Angker

         Hal gaib tidak bisa pungkiri keberadaanya. Bahkan dalam agama islam percaya pada yang hal gaib merupakan salah satu rukun iman. Dipostingan kali ini Admin ingin mengangkat tema tempat-tempat yang diyakini penuh dengan misteri. Tetapi perlu pembaca ketahui maksud dari postingan ini bukan mengarah ke hal-hal kemusyrikan. Justru dengan adanya postingan ini admin harap pembaca bisa mengambil hikmah dan lebih mempertebal iman kepada Allah SWT. AAMIIN

1. Kali mbego 
   
Iwak tunggon
       Kali mbego yang berada di sebelah utara desa garung lor dan menjadi pemisah antara garung lor dengan karang ampel konon menyimpan banyak misteri. Menurut cerita disana terdapat semacam kerajaan makhluk gaib. Yang paling terkenal adalah IWAK TUNGGON. Iwak tunggon dalam bahasa indonesia berarti ikan penunggu merupakan jelmaan dari makhluk astral yang menyerupai ikan pada umumnya. Namun jika ikan normal mata ikan tidak bisa berkedip lain dengan iwak tunggon, mata ikan ini bisa berkedip. Jika ada yang menangkap ikan ini dan dibawa pulang maka si empunya akan mendatangi dan meminta ikan itu untuk dikembalikan. Namun jika ikan itu sudah dimakan maka orang itu akan mendapat musibah. Itu mitos dari iwak tunggon, boleh kita percaya atau tidak tapi yang pasti semua musibah atau bala itu takdir dari Allah dan hanya kepada Allah kita minta perlindungan.

2. Sawah Lor
     
Ilustrasi kemamang
       Masih dalam kawasan kali mbego, sawah lor bisa kita masukkan dalam kategori tempat angker. Di sana sering ditemui penampakan-penampakan makhluk tak kasat mata. Tetapi yang paling membuat bulu kudu merinding adalah penampakan KEMAMANG. Makhluk ini digambarkan dengan makhluk seram yang identik dengan rambut merah menyerupai api. Tidak sedikit  saksi mata yang melihat penampakan makhluk ini. 
Kembali lagi kepada fitrah penciptaan bahwa Allah menciptakan manusia dan menjadikan manusia sebagai makhluk yang sempurna. Jadi kita tidak perlu takut dengan jin yang menjelma menjadi bermacam bentuk makhluk menyeramkan. Sesungguhnya kepada Allah lah kita harus takut dan bertaqwa.

3. Bekas Rumah Pak Amin
Ilustrasi kuntilanak
             Mitos jika dalam 40 hari rumah dibiarkan kosong tanpa berpenghuni akan ditempati makhluk-makhluk gaib mungkin ada benarnya. Seperti yang terjadi di rumah pak Amin, rumah yang berada di kawasan kaplingan Rt 11 Rw 02 ini lama ditinggal penghuninya sebelum sekarang dihuni kembali dan kembali aman dari gangguan makhluk gaib. Dulu disekitar tahun 1999 waktu admin masih duduk dibangku sekolah dasar sering mendengar cerita keangkeran rumah ini. Pernah ada seorang penjual bakso keliling melihat ada seorang perempuan berpakaian serba putih masuk kerumah tersebut padahal saat itu rumah itu sudah tidak berpenghuni. Selain itu sering terdengar suara anak-anak kecil bermain di dalam rumah pada saat malam hari. Pada saat siang hari pun aura keangkeran rumah ini sangat terasa.
Namun cerita-cerita penuh misteri dan aura negatif dari rumah pak Amin mulai hilang seiring adanya penghuni baru yang menempati rumah tersebut.
Ini bisa kita jadikan pelajaran untuk kita selalu menghiasi rumah kita dengan lantunan-lantunan ayat suci al qur'an dan kita perkokoh rumah kita dengan mendirikan sholat 5 waktu.

4. Jalan Kudus Jepara Km 3-5
 
Ilustrasi ular gaib
   Sebagai jalan utama Yang menghubungkan kota kretek dan kota ukir tidak heran jika jalan ini padat dengan mobil dan motor. Hal ini lah yang memicu banyaknya kecelakaan fatal di jalan ini. Namun tahu tidak ada secuil cerita misteri di jalan ini. Konon katanya di jalan ini bersemayam Ular gaib yang panjangnya sampai ratusan meter. Entah bagaimana ceritanya tetapi banyak orang yang menghubungkan penyebab kecelakaan dengan penampakan makhluk ini. 
Sama halnya dengan kejadian Iwak tunggon kita sebagai hamba yang beriman cukup percaya hidup dan mati adalah takdir Allah. Tidak ada makhluk yang mampu menentang kehedak Nya.

5. Lapangan AOS 
              Lapangan AOS yang dulunya markas dari team volly garung lor ternyata tidak lepas dari cerita misteri. Di sini sering muncul cerita misteri dari warga sekitar. Sering melihat penampakan makhluk  menyerupai gendruo dan anak-anak kecil. Konon disekitaran lapangan terdapat pasar gaib. Dimana kadang terdengar suara ramai namun jika dicari sumber suara tidak ditemukan keramaian orang. Tetapi saat ini sudah tidak ditemukan lagi karena lapangan Aos sudah tidak ada karena sudah dibangun rumah.


Ini seklumit tempat-tempat misteri yang ada di garung lor. Kita boleh percaya atau tidak yang pasti Allah  menciptakan manusia di dunia ini tidak sendirian. 
Semoga bermanfaat untuk menambah keimanan kita. Aamiin

Wednesday, March 8, 2017

Hanya ada di Garung Lor

Membahas mengenai hal-hal unik dan khas dari desa garung lor yang belum tentu desa-desa lain punya tentu tidak ada habisnya dan tentu akan menarik untuk kita telaah lebih dalam lagi. Tidak dipungkiri desa garung lor mempunyai keungulan dan keunikan tersendiri dibanding dengan desa-desa yang ada di kudus. Disini penulis mencoba menjabarkan semuanya, mungkin tidak semuanya sich. Sepengetahuan penulis saja. Tujuan penulis agar kita sebagai warga garung khususnya bisa berbangga dengan desa kita. Oke gak usah panjang kali lebar kali tinggi, langsung aja kita bahas.


1. Rosok
Mayeng

               Garung lor merupakan salah satu centra rosok terbesar di kudus. Dipelopori oleh bapak Rosik kini di garung lor banyak pengusaha rosok yang sukses. Antara lain rosok milik bapak Poce, murpeo, Wiyo, dkk. Nama-nama diatas pasti tidak asing ditelinga para pencari rosok. Setiap hari kita pasti melihat pekerja pencari rosok atau biasa disebut Mayeng bahasa kerennya berlalu lalang ada yang membawa sepeda motor ada juga yang membawa motor roda 3 bahkan tidak sedikit pula yang membawa mobil pick up.  Biasa mereka mencari rosok berupa barang-barang bekas dan sekarang yang lagi ngetren mencari hape-hape rusak. Tidak hanya di kota kudus saja tetapi sampai ke luar kota seperti Pati, Rembang, Jepara sampai Purwodadi. Dari rosok ini menciptakan lapangan pekerjaan cukup besar bagi warga garung lor. Tidak semua desa beruntung bisa memberikan lapangan pekerjaan bagi warganya.
2. Fasilitas sarana dan prasarana yang lengkap
             Di point yang kedua ini sudah pernah dibahas dipostingan sebelumnya. Tapi tidak ada salahnya kita bahas lagi. Letak geografis desa garung lor cukup strategis. Berada di pinggiran jalan utama Kudus-Jepara membuat garung lor mudah untuk mencari akses dalam segala hal. Misalnya kesehatan, pendidikan, dan kepentingan publik. Untuk pendidikan dari tingkat terendah (Paud) sampai SMA di garung lor ada. Sedangkan untuk kesehatan di garung lor ada 2 rumah sakit. RSI Sunan Kudus dan RSB Harapan Bunda. Untuk masalah kepentingan publik seperti kepolisian dan kantor kecamatan warga garung lor tidak usah jauh-jauh. yang ingin berbelanja juga dimudahkan dengan adanya pasar (ndeprok) depan pabrik Djarum
3. Pemerahan susu Murni
                Yang ingin pola hidup sehat lengkapi dengan minum susu, terlebih susu murni. Tidak perlu jauh-jauh beli susu muria di timur alun-alun kudus. Di desa garung lor ada pemerahan susu sapi. Dengan merk dagang SUMBER SEGAR bapak Zaenal Abidin pemilik pemerahan susu sapi menjamin kemurnian susu sapi miliknya. Bahkan jika ada konsumen yang ingin melihat proses pemerahan sampai proses produksi dipersilahkan. Seperti  anak-anak TK yang biasanya melakukan darmawisata ke tempatnya. Memiliki belasan sapi perah Zaenal Abidin mampu membuka lapangan pekerjaan, tak kurang dari 5 orang sudah bekerja membantu merawat sampai mengolah susu yang sudah terdaftar di BPOM. 
4. Rumah adat joglo
            Sebagai salah satu peninggalan zaman dahulu rumah adat joglo sekarang jarang sekali kita temui. Tetapi di garung lor masih ada 1 rumah joglo yang berdiri dengan kokohnya. Walaupun sudah berumur ratusan tahun rumah ini masih tetap berdiri kokoh dan terawat. Rumah milik H Suratno ini konon pernah ditawar sampai 1 M hanya untuk ukirannya saja. Dari luar memang tampak seperti rumah kuno seperti biasanya. Tetapi jika kita masuk ke dalam kita bisa melihat keindahan ukiran dari kayu jati kuno. 
5. Pengrajin/service Dokar


            Alat transportasi semacam dokar saat ini sangat jarang kita jumpai. Mungkin hanya di tempat-tempat wisata atau pada saat ada festival kita baru bisa melihat. Karena kalah bersaing dengan jenis alat transportasi modern yang lebih praktis. Mungkin alasan diatas membuat banyak pemilik dokar meninggalkan pekerjaan sebagai kusir. Ini berimbas kepada para pengerajin dokar. Semakin sedikit pemilik dokar otomatis semakin jarang pula yang memesan atau menservice dokarnya. Tak sedikit dari para pengerajin dokar memilih pindah profesi. Namun tidak bagi bapak Lasipin atau lebih dikenal dengan nama pak Pen, warga desa garung lor Rt 02 Rw 02 ini tetap setia dengan profesi yang sudah puluhan tahun ditekuninya.  Walaupun tidak seramai dulu tapi tetap masih ada kusir yang datang ketempatnya untuk service dokar.
6. Tradisi Takbir Keliling
             Malam takbir terutama hari raya idul fitri merupakan malam yang dinantikan oleh semua umat muslim tak terkecuali di garung lor. Bermacam-macam acara dilakukan untuk memeriahkan malam takbir. Seperti menyalakan kembang api, kumpul bersama sanak famili, takbiran di masjid/mushola, dan takbir keliling kampung. Seperti tradisi warga garung lor yang selalu mengadakan takbir keliling kampung dengan berjalan kaki. Entah siapa yang mencetuskan acara ini yang pasti sampai saat ini acara takbir keliling selalu diselenggarakan secara meriah dengan adanya kreasi-kreasi dari mushola yang ada di garung lor. Acara takbir keliling di garung lor dari tahun ketahun semakin ramai. Hal ini tidak lepas dari ide kreatif dari panitia yang diketuai Muhammad abdul Rouf. Dengan diadakannya pembagian doorprize mampu menjadi maghnet yang menarik atusiasme warga. Sekedar masukan buat panitia tahun ini saja, bagaimana kalau tahun ini diadakan lomba kreasi takbir keliling seperti dulu. Tidak perlu hadiah uang cukup tropi saja. Untuk menghargai jeri payah mushola-mushola yang sudah ikut meramaikan. Agar mereka tambah semangat. Dengan catatan ambil juri dari luar desa yang netral.
mungkin ini dulu yang bisa penulis sampaikan, next time kita tambah sekalian foto-fotonya. Semoga bisa menambah kecintaan kita terhadap desa garung lor.





Kurang apa lagi coba??? Gak semua desa diberi fasilitas selengkap ini. 


Desa mana lagi coba yang ada pemerahan susu sapi??


Desa mana lagi coba yang masih punya rumah joglo??


Mungkin bisa dihitung dengan jari para pengerajin dokar yang masih aktif di kudus dan salah satunya ada di garung lor. Bangga tidak???







Sunday, March 5, 2017

Profil Mahad Al Ja'fariyah Garung Lor

AL JA'FARIYAH
Kegiatan takbir keliling 2016
         

Ma'had Al Ja'fariyah merupakan salah satu dari sekian banyaknya mushola di desa Garung lor. Ma'had ini sebenarnya mushola milik keluarga, berdiri di atas tanah milik keluarga Almarhum KH. ALI IRFAN dan sekarang diurus oleh anak pertama dari almarhum yaitu Drs. Ahmad faridi Spd. sejak pertama berdiri mushola ini sudah mengalami banyak renovasi.
Selain digunakan oleh keluarga almarhum untuk melaksanakan kegiatan ibadah mushola ini pula digunakan untuk menjalankan sholat wajib oleh warga sekitar Rt 01 sampai Rt 03. Terutama kalau bulan ramadhan datang dapat dipastikan jamaah mushola yang dapat menampung lebih dari 150 jamaah ini akan penuh hingga halaman depan. 

Di mushola Alja'fariyah ini juga ada semacam organisasi pemuda. Mengabdosi nama IRMAJA singkatan dari Ikatan Remaja Mahad Al ja'fariyah cukup eksis di awal kemunculannya. Bapak Siswanto yang sekarang kita kenal sebagai Modin merupakan ketua pertama organisasi ini. Irmaja sendiri aktif dalam bidang sosial seperti pada saat banjir yang melanda di karang turi, Irmaja bekerja sama dengan IPNU bergotong royong mencarikan bantuan untuk para korban. IRMAJA semakin dikenal karena inovasi-inovasinya terutama saat acara takbir keliling. Dimotori oleh anak bungsu dari almarhum Ali Irfan, Badruzzaman beserta Herman selalu memberikan kejutan-kejutan dalam penampilan Irmaja dalam takbir keliling
Contoh kreasi robot-robotan dari kardus



Seperti pada tahun kemaren Irmaja mengadakan teater setelah keliling desa dan puncak acara mengadakan pengundian doorprise. Hal tersebut sukses menyedot animo masyarakat garung lor khususnya Rt 01 dan 02 terutama bapak-bapak dan ibu-ibu yang selama ini jarang ikut acara takbir keliling kampung.

Kita nantikan gebrakan apalagi yang akan dilakukan mereka.

Sejarah KGL

Visi dan Misi KGL

                        S elamat datang di blog resmi Kabar Garung Lor (KGL). Kami selaku team pengurus group KGL ingin mengembangkan...