FOTOGRAFER NYASAR
Hari kemerdekaan Indonesia sudah berlalu beberapa hari lalu. Namun berbagai kisah masih membekas dibenak kita. Seperti saat acara resmi di alun-alun kudus kemaren. Selepas acara Upacara bendera, pihak panitia menampilkan berbagai pertunjukan dari berbagai sekolah. Namun bukan penampilan salah satu sekolah yang menjadi daya tarik beberapa pengunjung tetapi ada salah satu wanita yang diduga team jurnalis dari salah satu media berita online yang masuk ke dalam barisan team PKS yang sedang tampil. Berikut foto-foto si embak nya beraksi di dalam barisan.
Melihat foto-foto tersebut banyak warganet yang geram. Ada yang menyayangkan kelakuan juru foto tersebut. Tidak seharusnya ada warga sipil walaupun dia wartawan sekalipun untuk mengambil gambar di tengah-tengah barisan yang sedang tampil. Itu bisa membahayakan peserta bahkan dirinya sendiri. Bagaimana coba kalau kesenggol, kesikut bahkan kepancal? Apalagi saat acara banyak tamu-tamu undangan resmi dari dalam dan luar kudus.
Sementara, saat dimintai pendapat, Satria Agus Himawan, Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika pada Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika enggan berkomentar banyak. Meski begitu, ia tak menampik kalau foto itu kini menjadi viral. Hanya saja, ia berdalih kejadian itu berlangsung usai upacara bendera. Sehingga, bukan wewenang protokoler. ”Kalau ngomong tanggung jawab itu bukan tanggung jawab protokoler. Karena upacara bendera sudah selesai itu sudah bukan tanggung jawab kami,” cetusnya.
Bagaimana pendapat sedulur KGL semua?


No comments:
Post a Comment