KABAR GARUNG LOR (KGL). SARANA INFORMASI DAN HIBURAN WARGA GARUNG LOR. BERSAMA BERBAGI BERITA. SEDULURAN SAK LAWASE.

Sunday, July 30, 2017

Tabuh Terbang Papat

TERBANG PAPAT

Terbang papat merupakan seni menabuh alat musik sejenis rebana. Yang Beralatkan Lajer, Kemplong, Salakan, Dan Jidur. Masih segar dalam ingatan warga Kudus dan sekitarnya, Rekor Dunia Museum Rekor Indonesia (MURI) Tabuh Terbang Papat terlama, 87 jam non-stop yang diprakarsai oleh Pengurus Masjid Agung Kudus yang melibatkan 131 kelompok Terbang Papat dari 9 kecamatan di Kabupaten Kudus.Kali ini terbang papat khas kota kudus juga masih dilestarikan oleh grup Rebana Terbang papat Masjid Darul Muttaqin Desa Garung Lor, Kaliwungu, Kudus. Yang dikomandoi oleh Maestro Terbang papat Garung Lor. Bapak Duriyat. Sekaligus ikut menjadi Vocal. Juga penabuh Jidur ada Mbah Yatman.
The legend of terbang papat garung lor
Kini terbang papat makin semarak karena pemuda Garung Lor yang tergabung dalam Rebana New Mahabatur Rosul Kudus. Telah ikut melastarikan budaya khas Kudus ini. Kebudayaan bernafaskan Islam ini telah ada dan terpelihara dalam kehidupan masyarakat Kudus sejak dulu, jauh sebelum kemerdekan RI. Anif Farizi, ketua Pengurus Masjid Agung Kudus menuturkan, terbang papat sudah ada sejak bangsa ini masih dijajah Belanda, tahun 1936. Maka kita sebagai Masyarakat Kudus harus ikut melestarikan kesenian budaya Terbang Papat.
New Mahabatur Rosul sendiri terbentuk atas cikal bakal terbang papat yang ada di garung lor. Kepedulian pemuda-pemuda garung lor akan kebudayaan klasik terbang papat ini lah yang mendorong mereka membentuk kumpulan jamiyah terbang papat yang diberi nama New Mahabatur Rosul Kudus.

No comments:

Post a Comment

Sejarah KGL

Visi dan Misi KGL

                        S elamat datang di blog resmi Kabar Garung Lor (KGL). Kami selaku team pengurus group KGL ingin mengembangkan...