KABAR GARUNG LOR (KGL). SARANA INFORMASI DAN HIBURAN WARGA GARUNG LOR. BERSAMA BERBAGI BERITA. SEDULURAN SAK LAWASE.

Sunday, August 20, 2017

SEA GAMES 2017 Malaysia

Ulasan SEA GAME Malaysia

Ajang multieven seAsia tenggara tengah berlangsung di Malaysia. Ajang yang sudah berlangsung 29 kali ini diikuti negara-negara se Asia tenggara tak terkecuali Indonesia. Indonesia sendiri mengirim beberapa kontingen untuk bertarung memperebutkan mendali. Beberapa cabang olahraga yang menjadi andalan Indonesia untuk mendulang emas antara lain panahan, renang, angkat besi, wushu, futsal, batminton, voly, sepak takraw dan sepak bola. Di hari senin, 21 agustus 2017 Indonesia masih menduduki klasemen ke 5 dengan raihan 3 emas. Sementara tuan rumah Malaysia kokoh di puncak dengan 16 emasnya. Berikut daftar klasemen sementara 

Dalam even SEA GAMES kali ini ada beberapa kejadian yang cukup fatal menurut admin KGL, tidak hanya dirasakan merugikan kontingen dari Indonesia tetapi juga dari negara-negara lain.
Berhubung admin orang Indonesia kita bahas saja beberapa hal yang merugikan Indonesia.

1. Bendera Indonesia Terbalik
        Kejadian fatal pertama adalah pencetakan bendera Indonesia yang seharusnya merah putih menjadi putih merah. Insiden ini pertama kali diketahui Menpora kita Imam Nahrawi saat beliau diberi buku panduan dimana jelas terlihat gambar bendera kita menjadi putih merah seperti bendera Polandia. Atas insiden ini Mentri olahraga Malaysia meminta maaf secara pribadi kepada Menpora. Namun pernyataan resmi dari panitia sampai saat ini belum ada. 

2. Team Sepak Bola Indonesia Kehabisan Makanan
        Sebagai tuan rumah seharusnya Malaysia bisa menjamin semua kebutuhan kontingen-kontingen seperti tempat istirahat, transportasi, dan makanan. Akan tetapi kejadian cukup membuat geleng-geleng kepala terjadi saat team sepak bola putra Indonesia (teamnas U 22) hendak menyantap hidangan makan malam yang seharusnya tepat pukul 21.00 waktu setempat kehabisan makanan. Team official Indonesia tidak habis akal, mereka mengumpulkan roti untuk menganjal perut para punggawa garuda muda dan langsung menghubungi pihak hotel dimana teamnas menginap untuk menyiapkan makanan. Karena kejadian ini jadwal makan punggawa teamnas pun molor. Otomatis jam istirahat mereka pun berkurang.

3. Kepemimpinan Wasit Yang Merugikan
         Ini terjadi di beberapa pertandingan sepak bola yang dilakoni teamnas Indonesia. Di mulai saat Indonesia versus Filipina, saat itu Evan dimas membawa bola di dalam kotak pinalti lawan dan dalam rekaman ulang jelas kaki lawan mengenai lutut Evan Dimas sehingga ia terjatuh. Namun wasit mengangap Evan diving dan menganjar kartu kuning. Kartu kuning kedua Evan pun didapat saat Indonesia kontra Timor Leste tadi malam. Saat itu terjadi perselisihan antara beberapa pemain. Saat itu Evan dilanggar dengan keras oleh pemain Timor leste sempat terjadi adu mulut antara Evan dan pemain Timor leste. Dan pada puncaknya Evan dimas didorong sampai jatuh dan sempat ditendang punggungnya. Melihat hal itu rekan-rekannya langsung emosi terutama Marinus yang akhirnya di kartu kuning juga. Tak hanya itu Septian David juga kena pukulan di kepala oleh pemain kontrofersial Fellipe. Fellipe sendiri selama pertandingan mengeluarkan jurus-jurus kunfu namun tidak mendapat teguran dari wasit. Kembali ke Evan Dimas, karena mendapatkan kartu kuning 2 X Evan harus absen saat Indonesia kontra Vietnam.

4. Walk Outnya Team Sepak Takraw Putri Indonesia
        Tak hanya di cabang sepak bola kontingen kita "dikerjain"  wasit. Team sepak takraw putri pun tak luput. Saat melawan team tuan rumah Malaysia wasit beberapa kali mengambil keputusan yang merugikan Indonesia. Beberapa kali servis Indonesia dianggap foul. Hilang kesabaran sehingga team pelatih meminta anak asuhnya untuk Walk Out dan tidak melanjutkan pertandingan. Padahal saat itu kita unggul.

Ini lah beberapa kejadian yang merugikan Indonesia menurut Admin. Menurut sedulur KGL bagaimana?


Friday, August 18, 2017

JURU FOTO VIP

FOTOGRAFER NYASAR


Hari kemerdekaan Indonesia sudah berlalu beberapa hari lalu. Namun berbagai kisah masih membekas dibenak kita. Seperti saat acara resmi di alun-alun kudus kemaren. Selepas acara Upacara bendera, pihak panitia menampilkan berbagai pertunjukan dari berbagai sekolah. Namun bukan  penampilan salah satu sekolah yang menjadi daya tarik beberapa pengunjung tetapi ada salah satu wanita yang diduga team jurnalis dari salah satu media berita online yang masuk ke dalam barisan team PKS yang sedang tampil. Berikut foto-foto  si embak nya beraksi di  dalam barisan.
Melihat foto-foto tersebut banyak warganet yang geram. Ada yang menyayangkan kelakuan juru foto tersebut. Tidak seharusnya ada warga sipil walaupun dia wartawan sekalipun untuk mengambil gambar di tengah-tengah barisan yang sedang tampil. Itu bisa membahayakan peserta bahkan dirinya sendiri. Bagaimana coba kalau kesenggol, kesikut bahkan kepancal? Apalagi saat acara banyak tamu-tamu undangan resmi dari dalam dan luar kudus.

Sementara, saat dimintai pendapat, Satria Agus Himawan, Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika pada Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika enggan berkomentar banyak. Meski begitu, ia tak menampik kalau foto itu kini menjadi viral. Hanya saja, ia berdalih kejadian itu berlangsung usai upacara bendera. Sehingga, bukan wewenang protokoler.  ”Kalau ngomong tanggung jawab itu bukan tanggung jawab protokoler. Karena upacara bendera sudah selesai itu sudah bukan tanggung jawab kami,” cetusnya.
Bagaimana pendapat sedulur KGL semua?

Sejarah KGL

Visi dan Misi KGL

                        S elamat datang di blog resmi Kabar Garung Lor (KGL). Kami selaku team pengurus group KGL ingin mengembangkan...